Selasa, 14 November 2017

Pengertian Sistem Operasi Android

PENGERTIAN SISTEM OPERASI ANDROID


Pengertian Android sendiri adalah sistem operasi berbasis Linux yang dipergunakan sebagai pengelola sumber daya perangkat keras, baik untuk ponsel, smartphone dan juga PC tablet. Secara umum Android adalah platform yang terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai piranti bergerak.


Android adalah sistem operasi Mobile Phone berbasiskan Linux. Android bersifat open source yang source codenya diberikan secara gratis bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka agar dapat berjalan di Android
.
Kerjasama dengan Android Inc.
Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech(tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.

Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

Fitur yang tersedia di Android adalah:
1.  Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
2.  Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat telepon seluler.
3.  Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
4.  SQLite: untuk penyimpanan data.
5.  Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
6.  GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, 4G dan WiFi (tergantung piranti keras)
7.  Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, NFC dan accelerometer (tergantung piranti keras)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai piranti lunak yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.


Sumber : http://muhamad-irvansah.blogspot.co.id/2012/11/sistem-operasi-android.html



Nama : Sri Andewi
Nim : 2022161058
Prodi : Teknik Informatika
Fakultas : Universitas M.H Thamrin

Minggu, 12 November 2017

15 Macam Software Utility internal dan eksternal Pada Komputer

15 Macam Software Utility internal dan eksternal Pada Komputer

15 Macam Software Utility internal dan eksternal Pada Komputer - Software utility merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem, keberadannya akan sangat dibutuhkan sebagai upaya pencegahan apabila tiba-tiba terjadi kesalahan (error) pada komputer,Perangkat lunak utilitas lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer. Karena fungsinya, perangkat lunak utilitas umumnya tidak ditujukan untuk pengguna secara umum, melainkan ditujukan untuk pengguna yang memiliki pemahaman atas cara kerja sistem komputer yang cukup baik,berikut ulasan mengenai macam-macam software utility yang saya rangkum:

#1. Antivirus

Antivirus merupakan aplikasi yang sudah dapat dipastikan terpasang pada setiap sistem operasi (terutama Windows), sistem operasi tanpa Antivirus akan sangat beresiko tinggi terhadap kehilangan dan kerusakan data atau bahkan pencurian data sensitif dengan berbagai teknik hacking.Contoh perangkat lunak antivirus diantaranya AVG Antivirus, Microsoft Security Essentials, Avira, McAfee, Kaspersky, BitDefender, dan masih banyak lagi termasuk diantaranya antivirus lokal (buatan Indonesia) seperti SmadAV dan PCMAV. Keberadaan perangkat lunak antivirus ini sangatlah penting pada komputer kita.

#2. Archivers dan Data Compression

Perangkat lunak untuk membuat file menjadi arsip sekaligus mengompres (memperkecil) ukurannya juga akan sangat bermanfaat untuk komputer Anda, misalnya Anda punya (sebut saja) 80 file dokumen yang ingin Anda kirim via email ke rekan kerja Anda, jika Anda kirim satu-per-satu (sebanyak 80 file) melaluiattachment email tentu akan sangat merepotkan. Software Gratis Untuk Edit Video

Lain halnya jika Anda mengarsipkan ke-80 file dokumen tersebut kedalam satu file arsip (misalnya yang berekstensi *.zip), maka Anda hanya perlu mengirim satu file arsip yang didalamnya terdapat 80 filedokumen sebagaimana dimaksud diatas.Beberapa perangkat lunak untuk membuat arsip dan mengkompresi ukuran data diantaranya WinRAR, WinZip, FilZip, 7-Zip, PowerISO (dilengkapi juga dengan virtual disk drive) dan masih banyak lagi, namun yang menjadi favorit Saya adalah WinRAR dan 7-Zip, WinRAR adalah perangkat lunak berbayar sehingga akan ada batasan waktu (trial period, periode uji coba) biasanya 30 hari sejak penginstalan perangkat lunak tidak dapat digunakan kecuali dengan membeli lisensi sedangkan 7-Zip merupakan perangkat lunak gratis

#3. Backup software

Jika WinRAR dan 7-Zip digunakan untuk membuat arsip dari file, maka backup software digunakan untuk membuat arsip dari partisi hard disk drive, dengan kata lain data yang diarsipkan adalah keseluruhan partisi (termasuk didalamnya), beberapa perangkat lunak untuk kebutuhan backup diantaranya Norton Ghost, Nova Backup dan Acronis True Image.Baik itu Norton Ghost, Nova Backup ataupun Acronis True Image, perangkat lunak backup umumnya mendukung backup partisi  tidak terkecuali partisi sistem, namun untuk dapat mem-backup partisi sistem, perangkat lunak backup harus dijalankan saat boot (bootable version), jadi bukan perangkat lunak native.

#4. Disk Checkers

Beberapa perangkat lunak yang sring saya gunakan untuk memeriksa (checking) status Hard Disk Drivediantaranya CrystalDiskInfo dan HDSentinel, pemeriksaan hard disk drive dimaksudkan untuk mengetahui status (kesehatan, temperatur dan lain sebagainya) dari hard disk drive yang bersangkutan, dengan demikian kerusakan fatal pada hard disk drive (misalnya bad sector) yang berbahaya pada data didalamnya dapat diantisipasi. Sistem operasi (baik Windows, Linux maupun MacOS) umumnya memiliki built-in app yang dapat digunakan untuk memeriksa status hard disk drive, namun perangkat lunak seperti CrystalDiskInfo dan HDSentinel menjadi “bernilai lebih” karena informasi yang disajikan lebih rinci bahkan hingga perkiraan sisa umur hard disk drive (sebelum rusak).

#5. Disk Cleaners

Perangkat lunak CCleaner dilengkapi dengan kemampuan untuk membersihkan file-file dari hard disk driveyang tidak berguna (junk file),sehingga ruang kosong hard disk drive dapat dioptimasi, sebenarnya fiturdisk cleaner merupakan fitur utama dari CCleaner.

#6. Disk Defragmenters
operasi Windows terdapat built-in app yang bernama “Disk Defragmenter”, perangkat lunak ini digunakan untuk mendefrag suatu partisi hard disk drive, dengan demikian ruang kosong pada hard disk drive dapat dioptimasi dan proses pembacaan data didalamnya menjadi relatif lebih cepat.

#7. Disk Partition Editors

Ukuran partisi pada hard disk drive hendaknya dibuat sesuai kebutuhan, misalnya partisi untuk menyimpan data yang besar dan banyak (seperti file video yang berukuran ratusan Mega Bytes per-filenya) ukuran partisi harus relatif besar sedangkan untuk menyimpan data yang berukuran kecil misalnya dokumen yang ukurannyahanya beberapa puluh atau ratus Kilo Bytes (dokumen jarang yang berukuran hingga satuan Mega Bytes kecuali banyak file gambar didalamnya) ukuran partisi cukup dibuat relatif kecil. Oleh karena itu keberadaan perangkat lunak untuk mengatur ukuran partisi sangat diperlukan, beberapa perangkat lunak seperti Partition Wizard dan Partition Magic menjadi favorit Saya karena fiturnya yang cukup lengkap dan lisensinya yang gratis

#8. Registry Cleaner

Sebagai fitur tambahan dari perangkat lunak CCleaner terdapat fitur untuk membersihkan registry (pada Windows), registry merupakan database sistem operasi Windows, semakin sering Anda bekerja pada sistem operasi Windows keadaan registry semakin tidak efisien, oleh karena itu registry perlu dibersihkan secara berkala

#9. Startup Manager

Saat komputer pertama kali dinyalakan (setelah sebelumnya mati), ada perangkat lunak atau layanan (service) yang ikut starting-up (menyala/aktif) bersama sistem operasi dan hal tersebut memperpanjangbooting time dari komputer, oleh karena itu perangkat lunak dan layanan yang secara otomatis aktif saat komputer menyala harus dikontrol yaitu dengan menon-aktifkan perangkat lunak dan layanan yang sekiranya tidak diperlukan saat startup.  Namun hati-hati dalam menon-aktifkan perangkat lunak dan layanan saat startup, perangkat lunak dan layanan seperti antivirus memang dibutuhkan saat startup sehingga tidak semua perangkat lunak dan layanan boleh dinon-aktifkan.  CCleaner (perangkat lunak utility gratis yang menjadi favorit Saya) telah dilengkapi dengan fitur startupmanager sehingga untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan suatu perangkat lunak atau layanan saatstartup cukup dengan satu kali klik saja

#10. File Manager

File Manager adalah Program utilitas yang melakukan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan manajemen file, seperti  memformat dan menyalin disk, menampilkan daftar file, memeriksa jumlah ruang yang digunakan dan ruang kosong pada media penyimpanan, mengorganisasikan, merename, menghapus, memindahkan dan mengurutkan file-file.

#11. Personal Firewall

Personal Firewall adalah program utiltas yang berfungsi untuk mendeteksi dan melindungi komputer dari usaha computer lain untuk masuk ke komputer tanpa izin.

Personal Firewall untuk mendeteksi dan mengamankan personal computer dari instruksi-instruksi yang tidak dikenal (unauthorized intrusions).

#12. Spyware Remover

Spyware Remover adalah program utilias untuk mendeteksi dan menghapus spyware dan adware. Spyware adalah program yang ditempatkan pada sebuah komputer tanpa sepengetahuan penggunanya yang secara diam-diam akan mengumpulkan informasi mengenai pengguna terutama yang behubungan dengan penjelajahan di web.

13. Internet Filter

Internet Filter adalah program yang menghapus atau menghentikan hal-hal tertentu agar tidak ditampilkan. Tiga jenis internet filter yang digunakan secara luas adalah anti spam (menghapus spam sebelum masuk ke inbox kita), popup blocker (menghentikan pop-up agar tidak ditampilkan pada halaman web) dan web filter (membatasi akese ke materi-materi tertentu pada web).

#14. CD/DVD Burning

CD/DVD Burning adalah utilitas untuk menulis dan memperbaiki masalah-masalah pada sistem operasi atau disk dan memperbaiki kinerja komputer.CD/DVD burning software berfungsi untuk menuliskan text, graphics, audio, dan file video ke recordable atau rewriteable CD atau DVD.

#15. Utilitas Diagnostik

Utilitas Diagnostik adalah untuk mengumpulkan informasi teknis mengenai hardware dan software tertentu dari komputer kemudian membuat laporan yang menggarisbawahi masalah-masalah yang teridentifikasi.

Nah itu lah jenis software utility internal dan eksternal pada komputer yang bisa saya bagikan,semoga bermanfaat.



Sumber : http://bazkomblogs.blogspot.co.id/2017/05/15-macam-software-utility-internal-dan-eksternal-pada-komputer.html



Nama : Sri Andewi
Nim : 2022161058
Prodi : Teknik Informatika
Fakultas : Universitas M.H Thamrin


Pengertian dan jenis utility

Pengertian Utility

  Utility adalah kegunaan. Program Utility adalah program-program (dalam hal ini pada Windows) yang memiliki kegunaan yang besar untuk berbagai macam kebutuhan. Program Utility ada yang internal (bawaan dari Windows), ada yang eksternal (program lain)
  Utility internal adalah utility yang sudah ada pada Windows kita, secara default sudah terinstall pada saat kita selesai menginstall Windows. Contoh : Sytem tools, Notepad (untuk menulis), Windows Media Player (multimedia), Games, dan lain lain.
  Sedangkan Utility eksternal adalah utility yang bukan bawan Windows, harus menginstall terlebih dahulu. Seperti halnya anti virus, Burning (pembakar CD), Cleaning sytem, dan lain lain.

 Jenis-jenis Utility 


  • Backup, utilitas untuk melakukan backup data yang ditujukan untuk membuat duplikat arsip untuk menghindari terjadinya kehilangan data bila perangkat penyimpanan tidak dapat berfungsi. Contoh utilitas backup yang cukup popiler adalah Norton Backup (dari Symantec) dan Colorado Scheduler.

  • Pemulihan Data, utilitas pemulihan data digunakan untuk mengembalikan data yang secara fisik telah rusak atau berubah. Data dapat dirusak oleh virus, perangkat lunak yang buruk, kegagalan perangkat keras, dan fluktuasi daya listrik yang terjadi ketika data sedang ditulisi/diubah.

  • Anti virus, perangkat lunak antivirus men-scan semua disk dan memori untuk mendeteksi kehadiran virus, dan mengisolasinya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

  • Kompresi data, utilitas kompresi berfungsi untuk memperkecil ukuran sebuah dokumen sehingga dapat menghemat pemanfaatan ruang penyimpanan, serta mempermudah pendistribusian


sumber : http://mamahbanget.blogspot.co.id/




Nama : Sri Andewi
Nim : 2022161058
Prodi : Teknik Informatika
Fakultas : Universitas M.H Thamrin

Pengertian Program Utility & Contohnya

Pengertian Program Utility & Contohnya

Hai teman-teman kali ini saya akan memberikan ilmu tentang pengertian dan contoh program utility,langsung dibaca yu
         
Program utility merupakan perangkat lunak komputer yang di desain untuk membantu proses analisis konfigurasi,optimasi,dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem.
         
Contoh  Program Utility yang umum di pakai   :
1.Program Backup dan Restore
          Program Backup dan Restore adalah program utilitas untuk ,elakukan backup data yang digunakan untuk membuat duplikat arsip untuk menghindari terjadinya kehilangan data bila perangkat  penyimpan tidak dapat berfungsi.
Contohnya:Norton Backup [dari symantec] dan Colorado Scheduller.

2.Program Pemulih Data
          Program Pemulih Data adalah program utilitas yang digunakan untuk mengembalikan data yang secara fisik telah rusak atau berubah.data dapat dirusak oleh virus,perangkat lunak buruk kegagalan,perangkat keras,dan fluktuasi daya listrik yang terjadi  ketika data sedang di tulis/diubah.
Contohnya : Get Data Back

3.Program Kompetisi Data
          Program Kompetisi Data adalah program utilitas kompresi berfungsi untuk memperkecil ukuran sebuah dokumen sehingga dapat menghemat pemanfaatan ruang penyimpanan,serta mempermudah pendistribusian .
Contohnya:Winrar free,Winjib.

4.Program Partisi
          Program Partisi adalah program utilitas  untuk mengatur partisi dalam sebuah harddisk.
Contohnya:Easus Partition Manager

5.Program Utilitas Burning Disk
          Program Utilitas Burning Disk adalah program utilitas untuk untuk membuat data dalam piringan DVD ataupun CD.
Contohnya:Nero



6.Program Utilitas Duplikat File
          Program Utilitas Duplikat File adalah program utilitas untuk mempercepat dan mempermudah proses duplikat/copy file.
Contohnya:Terra Copy



Sumber : http://teknikcomputer1.blogspot.co.id/


Nama : Sri Andewi
Nim : 2022161058
Prodi : Teknik Informatika
Fakultas : Universitas M.H Thamrin



9 Macam-macam Software Utility Pada Komputer

Software utility merupakan perangkat lunak yang dibuat untuk membantu proses analisis, pengaturan (konfigurasi), optimasi atau perawatan komputer, keberadannya akan sangat dibutuhkan sebagai upaya pencegahan apabila tiba-tiba terjadi kesalahan (error) pada komputer,berikut ulasan mengenai macam-macam software utility yang Saya himpun.(Baca juga: Pengertian Software , Macam Software Grafis)
ads
1. Antivirus
Antivirus merupakan aplikasi yang sudah dapat dipastikan terpasang pada setiap sistem operasi (terutama Windows), sistem operasi tanpa Antivirus akan sangat beresiko tinggi terhadap kehilangan dan kerusakan data atau bahkan pencurian data sensitif dengan berbagai teknik hacking. (Baca Juga: Perbedaan Hacker dan Cracker , Cara Memperbaiki Touchpad Laptop)
Contoh perangkat lunak antivirus diantaranya AVG Antivirus, Microsoft Security Essentials, Avira, McAfee, Kaspersky, BitDefender, dan masih banyak lagi termasuk diantaranya antivirus lokal (buatan Indonesia) seperti SmadAV dan PCMAV.
Antivirus diatas merupakan perangkat lunak berbayar, artinya Anda harus membeli lisensi untuk dapat menggunakan perangkat lunak antivirus tersebut secara penuh (full), namun beberapa antivirus menyediakan versi free (gratis) dan versi trial (uji coba), seperti antivirus favorit Saya AVG Free Antivirus merupakan perangkat lunak gratis namun dengan beberapa batasan fitur jika dibandingkan dengan versi berbayarnya. (Baca Juga : Macam-macam Software Spreadsheet , Fungsi Software Basis Data)
Keberadaan perangkat lunak antivirus ini sangatlah penting, jadi usahakan hindari menggunakan antivirus bajakan karena penggunaan antivirus bajakan (berlaku juga untuk perangkat lunak bajakan apapun) akan sangat membahayakan sistem bahkan data yang ada didalam komputer, antivirus bagaikan obat, bayangkan saja apa yang terjadi jika obat tersebut bajakan (palsu). (Baca juga: Bahaya Menggunakan Software Bajakan)
Selain itu gunakan juga antivirus lokal, seperti Saya yang menggunakan AVG Free Antivirus dan SmadAV Antivirus, keberadaan perangkat lunak SmadAV ini akan  sangat membantu kinerja antivirus utama (AVG) dalam menangani virus lokal, selain itu banyak fitur (salah satunya Smad-Lock) yang akan sangat berguna. (Baca Juga : Pengertian Cloud Server , Penyebab Laptop Mati Sendiri )
Dan yang tak kalah pentingnya, update perangkat lunak antivirus yang Anda gunakan secara berkala dan rutin setidaknya seminggu sekali, memang proses update membutuhkan koneksi internet pada komputer yang bersangkutan (online update) namun beberapa antivirus menawarkan offline update, artinya kita dapat mengunduh file update dari komputer lain yang terkoneksi ke internet lalu meng-install update-nya pada komputer kita. (Baca juga: Cara Mencegah Flashdisk Dari Virus)
2. Archivers dan Data Compression
Perangkat lunak untuk membuat file menjadi arsip sekaligus mengompres (memperkecil) ukurannya juga akan sangat bermanfaat untuk komputer Anda, misalnya Anda punya (sebut saja) 80 file dokumen yang ingin Anda kirim via email ke rekan kerja Anda, jika Anda kirim satu-per-satu (sebanyak 80 file) melalui attachment email tentu akan sangat merepotkan. Software Gratis Untuk Edit Video
Lain halnya jika Anda mengarsipkan ke-80 file dokumen tersebut kedalam satu file arsip (misalnya yang berekstensi *.zip), maka Anda hanya perlu mengirim satu file arsip yang didalamnya terdapat 80 file dokumen sebagaimana dimaksud diatas. (Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan OS Android , Fungsi Virtual Memory)
Beberapa perangkat lunak untuk membuat arsip dan mengkompresi ukuran data diantaranya WinRAR, WinZip, FilZip, 7-Zip, PowerISO (dilengkapi juga dengan virtual disk drive) dan masih banyak lagi, namun yang menjadi favorit Saya adalah WinRAR dan 7-Zip, WinRAR adalah perangkat lunak berbayar sehingga akan ada batasan waktu (trial period, periode uji coba) biasanya 30 hari sejak penginstalan perangkat lunak tidak dapat digunakan kecuali dengan membeli lisensi sedangkan 7-Zip merupakan perangkat lunak gratis.(Baca juga: Cara Membuat E-Mail Baru)
3. Backup software
Jika WinRAR dan 7-Zip digunakan untuk membuat arsip dari file, maka backup software digunakan untuk membuat arsip dari partisi hard disk drive, dengan kata lain data yang diarsipkan adalah keseluruhan partisi (termasuk didalamnya), beberapa perangkat lunak untuk kebutuhan backup diantaranya Norton Ghost, Nova Backup dan Acronis True Image. (Baca Juga: Fungsi Data Link Layer)
Baik itu Norton Ghost, Nova Backup ataupun Acronis True Image, perangkat lunak backup umumnya mendukung backuppartisi  tidak terkecuali partisi sistem, namun untuk dapat mem-backup partisi sistem, perangkat lunak backup harus dijalankan saat boot (bootable version), jadi bukan perangkat lunak native. (Baca juga: Jenis-jenis Booting Komputer)
4. Disk Checkers
Beberapa perangkat lunak yang sring saya gunakan untuk memeriksa (checking) status Hard Disk Drive diantaranya CrystalDiskInfo dan HDSentinel, pemeriksaan hard disk drive dimaksudkan untuk mengetahui status (kesehatan, temperatur dan lain sebagainya) dari hard disk drive yang bersangkutan, dengan demikian kerusakan fatal pada hard disk drive (misalnya bad sector) yang berbahaya pada data didalamnya dapat diantisipasi. (Baca Juga: Tips Memilih Laptop Untuk Desain Grafis , Pilih SI atau TI)
Sistem operasi (baik Windows, Linux maupun MacOS) umumnya memiliki built-in app yang dapat digunakan untuk memeriksa status hard disk drive, namun perangkat lunak seperti CrystalDiskInfo dan HDSentinel menjadi “bernilai lebih” karena informasi yang disajikan lebih rinci bahkan hingga perkiraan sisa umur hard disk drive (sebelum rusak).(Baca juga: Penyebab Kerusakan Hard Disk)
5. Disk Cleaners
Perangkat lunak CCleaner dilengkapi dengan kemampuan untuk membersihkan file-file dari hard disk drive yang tidak berguna (junk file),sehingga ruang kosong hard disk drive dapat dioptimasi, sebenarnya fitur disk cleaner merupakan fitur utama dari CCleaner. (Baca juga: Fungsi Hard Disk Pada Komputer , Jenis-Jenis Harddisk)
6. Disk Defragmenters
Pada sistem operasi Windows terdapat built-in app yang bernama “Disk Defragmenter”, perangkat lunak ini digunakan untuk mendefrag suatu partisi hard disk drive, dengan demikian ruang kosong pada hard disk drive dapat dioptimasi dan proses pembacaan data didalamnya menjadi relatif lebih cepat. (Baca juga: Fungsi Defragment)
7. Disk Partition Editors
Ukuran partisi pada hard disk drive hendaknya dibuat sesuai kebutuhan, misalnya partisi untuk menyimpan data yang besar dan banyak (seperti file video yang berukuran ratusan Mega Bytes per-filenya) ukuran partisi harus relatif besar sedangkan untuk menyimpan data yang berukuran kecil misalnya dokumen yang ukurannyahanya beberapa puluh atau ratus Kilo Bytes (dokumen jarang yang berukuran hingga satuan Mega Bytes kecuali banyak file gambar didalamnya) ukuran partisi cukup dibuat relatif kecil. (Baca Juga: Jenis USB , Macam Software Pengolah Kata)
Oleh karena itu keberadaan perangkat lunak untuk mengatur ukuran partisi sangat diperlukan, beberapa perangkat lunak seperti Partition Wizard dan Partition Magic menjadi favorit Saya karena fiturnya yang cukup lengkap dan lisensinya yang gratis.(Baca juga: Cara Merecovery Data Yang Hilang)
Sebagai fitur tambahan dari perangkat lunak CCleaner terdapat fitur untuk membersihkan registry (pada Windows), registrymerupakan database sistem operasi Windows, semakin sering Anda bekerja pada sistem operasi Windows keadaan registry semakin tidak efisien, oleh karena itu registry perlu dibersihkan secara berkala.(Baca juga: Fungsi Registry Pada Windows)
9. Startup Manager
Saat komputer pertama kali dinyalakan (setelah sebelumnya mati), ada perangkat lunak atau layanan (service) yang ikut starting-up (menyala/aktif) bersama sistem operasi dan hal tersebut memperpanjang booting time dari komputer, oleh karena itu perangkat lunak dan layanan yang secara otomatis aktif saat komputer menyala harus dikontrol yaitu dengan menon-aktifkan perangkat lunak dan layanan yang sekiranya tidak diperlukan saat startup. (Baca Juga : Macam macam Software Multimedia , Software Untuk Melacak Lokasi Nomor Handphone)
Namun hati-hati dalam menon-aktifkan perangkat lunak dan layanan saat startup, perangkat lunak dan layanan seperti antivirus memang dibutuhkan saat startup sehingga tidak semua perangkat lunak dan layanan boleh dinon-aktifkan. (Baca Juga: Cara Mencegah Cybercrime)
CCleaner (perangkat lunak utility gratis yang menjadi favorit Saya) telah dilengkapi dengan fitur startup manager sehingga untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan suatu perangkat lunak atau layanan saat startup cukup dengan satu kali klik saja. (Baca juga: Cara Mempercepat Startup Komputer , Cara Mengatasi Notebook Lemot)
Ok, sekian pembahasan mengenai macam-macam perangkat lunak utility, beberapa perangkat lunak utility seperti AVG PC TuneUp (dulu TuneUp Utilities) dan CCleaner dilengkapi dengan fitur monitoring, sehingga akan sangat membantu bila intensitas penggunaan komputer cukup tinggi.

Sumber : https://dosenit.com/software/macam-macam-software-utility


Nama : Sri Andewi
Nim : 2022161058
Prodi : Teknik Informatika
Fakultas : Universitas M.H Thamrin